Sisaku Melompat
April 30th, 2008

Sore tadi seusai membelai bunga bunga
Aku melihat semburatmu begitu mempesona
Mendung tipis tak mampu membendung geloramu
Dan seperti biasa,
aku terpana
Sebuah pesan menggetarkan telepon genggamku
Menghabiskan energinya, mebunuhnya
Kutimang kameraku yang nasibnya tak jauh beda dari telepon genggamku
Nyawanya tinggal satu
Begitu pula asaku
Tapi satu berarti masih ada
ya, masih bersisa
Maka ku melompat dan mengajaknya serta
Mengabadikan sisaku melompat
Mencoba menggapaimu selagi sempat
Sebelum aku bergegas meninggalkan tempat..
Terima kasih kau telah memberi semangat!!
Leave a Reply